Minggu, 25 November 2012

Bagaimana Pemerataan dan Kualitas Pendidikan di Indonesia ?


Setiap anak bangsa Indonesia berhak mendapatkan kualitas pendidikan yang baik namun jika dilihat dari mutu sumber daya manusia di Indonesia masih tergolong rendah hal tersebut tak bisa di pungkiri karena Indonesia adalah negara yang masih dalam proses berkembang , dalam era globasasi  dimana setiap kita diminta untuk mampu bersaing dalam berbagai faktor. Masalah perekonomian dan kependudukan yang semakin meningkat adalah salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi mutu pendidikan di Indonesia. Mutu pendidikan di Indonesia harus ditingkatkan karena pendidikan adalah merupakan salah satu pilar pembentukan karakter bangsa. Saat ini berbagai terobosan telah di adakan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia yaitu misalnya dengan pendidikan gratis, buku gratis,dana BOS dan lain sebagainya. Namun pendidikan tak hanya secara di dalam lembaga pendidikan tapi juga pendidikan secara umum.

Pendidikan gratis yang diadakan pun berdampak pada penurunan penghasilan para guru, selama ini sebagian besar iuran yang dikumpulkan dari masyarakat digunakan untuk honor tambahan bagi kesejahteraan guru  yang sejauh ini masih minim. Pemerintah seharusnya memperhitungkan dan menggati penghasilan yang hilang itu ketika menganggarkan bantuan operasional sekolah (BOS) sebagai sumber utama pendanaan sekolah gratis. Namun demikian , Para siswa miskin masih bisa bernapas lega.Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah sebuah program bantuan pemerintah untuk SD,SMP,serta sekolah keagamaan negeri dan swasta di seluruh indonesia yang dialokasikan dari tahun ke tahun. Bahkan jumlah dana yang diberikan ke sekolah untuk membebaskan siswa dari beban operasional itu sedikit dinaikan.Program BOS yang diadakan bukan hanya pendanaan tapi juga program BOS buku, jadi setiap siswa berhak mendapatkan buku gratis yg disediakan melalui sekolah masing-masing.

Pendidikan yang saya bahas pun bukan hanya tentang pendidikan dari TK sampai SMA/SMK tapi juga pendidikan pada perguruan tinggi yang saat ini menawarkan kepada kita betapa mahalnya suatu pendidikan. Ketika kita melihat pada perguruaan tinggi negeri dan swasta kita dapat berasumsi bahwa perguruaan swastalah yang mahal karena perguruaan tinggi negeri telah disubsidi oleh pemerintah namun pada kenyataannya tidak sesuai. Beberapa perguruan tinggi negeri tergolong sangat mahal, disinilah terjadi kesenjangan sosial yang menyebabkan adanya perbedaan mutu dan kualitas sebuah pendidikan. Perbandingan kualitas pendidikan yang didasari oleh financial merupakan faktor terbesar bagi seseorang untuk mendapatkan pendidikan yang selayaknya.

Masalah pemerataan pendidikan di Indonesia masih sangat jauh dari yang diharapkan terutama di kota-kota kecil atau daerah-daerah terpencil yang susah dijangkau. Daerah-daerah tersebut masih tergolong sangat rendah dalam mutu dan kualitas pendidikan, baik terhadap siswa-siswi, guru, dosen dan tenaga pengajar lainnya. Jika tingkat pemahaman dan kualitas tenaga pengajar sudah baik, maka siswa-siswi pun akan mendapat pendidikan yang baik.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ketidakstabilan pendidikan di Indonesia, yaitu :
  1.  Pergantian kurikulum pendidikan yang selalu di tindak lanjuti oleh pemerintah memberikan keresahan  bagi   para orang tua. Bagi mereka, ganti kurikulum berarti pula ganti buku dan bertambah biaya  pendidikan anak.    
  2. Banyak Gedung sekolah sebagai sarana penting dalam proses belajar mengajar yang tidak layak dipakai.
  3.  Minimnya  bantuan dari pemerintah kepada sekolah di daerah-daerah terpencil.
  4.  Rendahnya mutu dan kualitas tenaga pengajar (guru,dosen dsbnya).
  5.  Telah terjadi penyimpangan dan penggunaan dana BOS untuk kepentingan pribadi dan merugikan  mereka yang layak mendapatkannya. (KKN).
  6.  Hubungan kekerabatan antar siswa-siswi dan tenaga pengajar lebih dieratkan agar tidak merusak  sikologi anak/pelajar. Dsbnya.
Banyak hal yang menyebabkan ketidakmerataan kualitas pendidikan di Indonesia, dari segi sosial, lingkungan, budaya, ekonomi, kurangnya perhatian, dan keinginan yang semakin meningkat di banding kebutuhan . Oleh karena itu, kita yang telah mendapatkan pendidikan yang selayaknya ,hargailah itu dan terus meningkatkan kualitas dan mutu kita untuk mampu bersaing di dunia international dan tidak di pandang sebelah mata oleh bangsa lain.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar